Pendapatan Nasional :
• Jumlah barang-barang jasa yang diproduksi di suatu negara pada suatu periode tertentu
• Jumlah balas dan jasa dari faktor-faktor produksi dalam periode tertentu
• Jumlah pengeluaran nasional
Pendapatan nasional dapat dilakukan oleh 3 pendekatan :
1. Pendekatan produksi
2. Pendekatan pendapatan
3. Pendekatan pengeluaran
• Pendekatan Produksi
Pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai sektor dalam suatu negara dalam satu tahun.
• Pendekatan Pendapatan
Pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan yang diterima faktor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa yang diproduksi suatu negara selama satu tahun.
• Pendekatan Pengeluaran
Pendapatan nasional dapat dihitung dengan cara menjumlahkan semua pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi suatu negara dalam satu tahun.
Manfaat Mempelajari Pendapatan Nasional
1. Menjadi sumber informasi bagi pemerintah
2. Menegtahui struktur perekonomian
3. Mengetahui struktur perekonomian antar daerah
4. Memperkirakan perubahan pendapatan rill
5. Membandingkan kemajuan ekonomi antar negara.
Sumber : buku ekonomi (phibeta)
Selasa, 17 Mei 2011
arti sistem
Arti Sistem :
Sistem tersusun dari seperangkat alat atau komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk mencapai semua tujuan dari keseluruhan sistem tersebut, jadi sistem ialah setiap komponen yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan mempunyai satu tujuan bersama.
Ciri-cirinya :
1. Mempunyai tujuan bersama
2. Saling berhubungan antara satu dengan yang lain
3. Setiap lini mempunyai pekerjaannya masing-masing dan saling bekerja sama
4. Mempunyai batas
5. Bersifat terbuka
Sistem tersusun dari seperangkat alat atau komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk mencapai semua tujuan dari keseluruhan sistem tersebut, jadi sistem ialah setiap komponen yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan mempunyai satu tujuan bersama.
Ciri-cirinya :
1. Mempunyai tujuan bersama
2. Saling berhubungan antara satu dengan yang lain
3. Setiap lini mempunyai pekerjaannya masing-masing dan saling bekerja sama
4. Mempunyai batas
5. Bersifat terbuka
peran kurs valuta asing
Peranan Kurs Valuta Asing :
Valuta saing menunjukkan harga atau suatu nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara lain. Artinya kurs valuta asing merupakan representasi jumlah mata uang suatu negara yang dibutuhkan. Contohnya banyaknya rupiah yan dibutuhkan untuk mendapatkan 1 euro atau dollar Amerika.
Penentuan kurs dalam pasar bebas :
• Permintaan mata uang asing
Jadi semakin tinggi harga mata uang asing, semakin sedikit permintaan atas mata uang asing tersebut, sebaliknya jika semakin rendah harga mata uang asing tersebut, semakin banyak permintaan atas mata uang tersebut.
• Penawaran mata uang asing
Penawaran mata uang asing yang di lakukan oleh penduduk yang ingin membeli barang-barang buatan Indonesia, contoh penduduk AS ingin membeli barang-barang yang dibuat negara Indonesia ia akan menukarkan dolarnya dengan rupiah.
• Harga keseimbangan mata uang asing
Harga keseimbangan mata uang asing pada sistem bebas ditentikan oleh permintaan dan penawaran.
Valuta saing menunjukkan harga atau suatu nilai mata uang suatu negara yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara lain. Artinya kurs valuta asing merupakan representasi jumlah mata uang suatu negara yang dibutuhkan. Contohnya banyaknya rupiah yan dibutuhkan untuk mendapatkan 1 euro atau dollar Amerika.
Penentuan kurs dalam pasar bebas :
• Permintaan mata uang asing
Jadi semakin tinggi harga mata uang asing, semakin sedikit permintaan atas mata uang asing tersebut, sebaliknya jika semakin rendah harga mata uang asing tersebut, semakin banyak permintaan atas mata uang tersebut.
• Penawaran mata uang asing
Penawaran mata uang asing yang di lakukan oleh penduduk yang ingin membeli barang-barang buatan Indonesia, contoh penduduk AS ingin membeli barang-barang yang dibuat negara Indonesia ia akan menukarkan dolarnya dengan rupiah.
• Harga keseimbangan mata uang asing
Harga keseimbangan mata uang asing pada sistem bebas ditentikan oleh permintaan dan penawaran.
Minggu, 15 Mei 2011
Investasi
Investasi :
Investasi atau yang sering disebut penanaman modal atau pembentukan modal, merupakan komponen kedua yang menentukan tingkat pengeluaran agregat. Tabungan dari sektor rumah tangga melalui institusi-institusi keuangan akan mengalir ke sektor perusahaan. Apabila pengusaha menggunakan uang tersebut untuk membeli barang-barang modal akan pengeluaran tersebut dinamakan investasi. Dengan demikian investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran atau perbelanjaan penanaman-penanaman modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian. Pada aslinya yang dinamakan investasi yang meliputi pengeluaran/perbelanjaan yaitu :
1. Pembelian berbagai jenis barang modal
Yaitu mesin-mesin dan peralatan produksi lainnya untuk mendirikan berbagai jenis industri dan perusahaan.
2. Perbelanjaan untuk membangun rumah tempat tinggal, kantor pabrik dan lain-lain
3. Pembelian barang-barang yang belum terjual.
Faktor yang menentukan tingkat investasi :
• Tingkat keuntungan investasi yang akan diperoleh
• Tingkat bunga
• Rramalan mengenai keadaan ekonomi di masa depan
• Kemajuan teknologi
• Tingkat pendapatan nasional dan perubhannya
• Keuntungan yang diterima perusahaan
Investasi atau yang sering disebut penanaman modal atau pembentukan modal, merupakan komponen kedua yang menentukan tingkat pengeluaran agregat. Tabungan dari sektor rumah tangga melalui institusi-institusi keuangan akan mengalir ke sektor perusahaan. Apabila pengusaha menggunakan uang tersebut untuk membeli barang-barang modal akan pengeluaran tersebut dinamakan investasi. Dengan demikian investasi dapat diartikan sebagai pengeluaran atau perbelanjaan penanaman-penanaman modal atau perusahaan untuk membeli barang-barang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian. Pada aslinya yang dinamakan investasi yang meliputi pengeluaran/perbelanjaan yaitu :
1. Pembelian berbagai jenis barang modal
Yaitu mesin-mesin dan peralatan produksi lainnya untuk mendirikan berbagai jenis industri dan perusahaan.
2. Perbelanjaan untuk membangun rumah tempat tinggal, kantor pabrik dan lain-lain
3. Pembelian barang-barang yang belum terjual.
Faktor yang menentukan tingkat investasi :
• Tingkat keuntungan investasi yang akan diperoleh
• Tingkat bunga
• Rramalan mengenai keadaan ekonomi di masa depan
• Kemajuan teknologi
• Tingkat pendapatan nasional dan perubhannya
• Keuntungan yang diterima perusahaan
Mata pencaharian penduduk indonesia
Mata Pencaharian :
Indonesia merupakan negara yang memiliki keadaan alam yang cukup baik dalam bidang pertanian, perkebunan dan perikanan. Dimana indonesia mempunyai curah hujan yang cukup baik untuk mengerjakan pekerjan tersebut.
Dengan bercocok tanam masyarakat Indonesia dapat memenuhi kebutuhan untuk sehari-harinya tanpa harus seluruhnya mengimport dari luar negeri. Namun, saat ini lahan yang tersisa untuk bercocok tanam semakin terbatas karena adanya kemajuan jaman (globalisasi). Lahan pertanian dijadikan gedung-gedung bertingkat yang mengakibatkan kurangnya pasokan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan menyebabkan para petani kehilangan pekerjaannya.
Selain bercocok tanam, sebagian besar penduduk Indonesia yang tinggal di dataran rendah (daerah pantai) mata pencaharian mereka mengarah ke sektor kelautan. Para nelayan memanfaatkan kekayaan bawah laut Indonesia sebagai sumber mata pencahariannya.
Sedangkan, mata pencaharian penduduk di perkotaan mengarah kepada sektor pembangunan, perindustrian, transportasi, pariwisata dll. Daerah perkotaan khususnya di kota-kota besar di pandang sebagai lahan sumber mata pencaharian dengan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mata pencaharian dalam sektor bercocok tanam atauoun nelayan di daerah pedesaan/pantai. Namun, memiliki mata pencaharian di sektor tersebut juga memerlukan kemampuan dan keahlian yang profesional dalam menjalankan pekerjaannya.
Sumber : Pemikiran sendiri , http://lindha1309.blogspot.com
Indonesia merupakan negara yang memiliki keadaan alam yang cukup baik dalam bidang pertanian, perkebunan dan perikanan. Dimana indonesia mempunyai curah hujan yang cukup baik untuk mengerjakan pekerjan tersebut.
Dengan bercocok tanam masyarakat Indonesia dapat memenuhi kebutuhan untuk sehari-harinya tanpa harus seluruhnya mengimport dari luar negeri. Namun, saat ini lahan yang tersisa untuk bercocok tanam semakin terbatas karena adanya kemajuan jaman (globalisasi). Lahan pertanian dijadikan gedung-gedung bertingkat yang mengakibatkan kurangnya pasokan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan menyebabkan para petani kehilangan pekerjaannya.
Selain bercocok tanam, sebagian besar penduduk Indonesia yang tinggal di dataran rendah (daerah pantai) mata pencaharian mereka mengarah ke sektor kelautan. Para nelayan memanfaatkan kekayaan bawah laut Indonesia sebagai sumber mata pencahariannya.
Sedangkan, mata pencaharian penduduk di perkotaan mengarah kepada sektor pembangunan, perindustrian, transportasi, pariwisata dll. Daerah perkotaan khususnya di kota-kota besar di pandang sebagai lahan sumber mata pencaharian dengan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mata pencaharian dalam sektor bercocok tanam atauoun nelayan di daerah pedesaan/pantai. Namun, memiliki mata pencaharian di sektor tersebut juga memerlukan kemampuan dan keahlian yang profesional dalam menjalankan pekerjaannya.
Sumber : Pemikiran sendiri , http://lindha1309.blogspot.com
Sumber Daya Manusia
Sumber Daya Manusia :
Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial, yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.
perkembangan terbaru memandang SDM bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilah baru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekedar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban,cost). Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_manusia
Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial, yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.
perkembangan terbaru memandang SDM bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilah baru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekedar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban,cost). Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_manusia
kebijakan fiskal
Kebijakan Fiskal :
Kebijakan ini berasal dari pemerintah dengan mempengaruhi perekonomian melalui perubahan pengeluaran dan penerimaan pemerintah. Jenis-jenis kebijakan fiskal ada 2 yaitu :
1. Pengaturan pengeluaran pemerintah :
Pemerintah harus menjaga penggunaan anggaran negara agar sesuai dengan perencanaan. Kalau perbelanjaan negara melampaui batas yang telah ditentukan maka akan mendorong pertambahan uang yang beredar.
2. Peningkatan tarif pajak :
Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang utama. Dengan dinaikkannya tarif pajak, maka penghasilan rumah tangga akan diberikan kepada pemerintah sehingga daya beli masyarakat atas barang dan jasa akan berkurang.
Kebijakan ini berasal dari pemerintah dengan mempengaruhi perekonomian melalui perubahan pengeluaran dan penerimaan pemerintah. Jenis-jenis kebijakan fiskal ada 2 yaitu :
1. Pengaturan pengeluaran pemerintah :
Pemerintah harus menjaga penggunaan anggaran negara agar sesuai dengan perencanaan. Kalau perbelanjaan negara melampaui batas yang telah ditentukan maka akan mendorong pertambahan uang yang beredar.
2. Peningkatan tarif pajak :
Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang utama. Dengan dinaikkannya tarif pajak, maka penghasilan rumah tangga akan diberikan kepada pemerintah sehingga daya beli masyarakat atas barang dan jasa akan berkurang.
Langganan:
Postingan (Atom)